Memuat...

Peningkatan Pendidikan Tenaga Penyuluh Kesehatan di Kota Tomohon

Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Kesehatan Kota Tomohon mengadakan Kegiatan Peningkatan Pendidikan Tenaga Penyuluh Kesehatan, 11-12 Juli bertempat di Aula Tulip Inn, Selasa (11/7) Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan, Moudy S. Pusung, S. Kep. Ns menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini untuk meningkatkan kinerja petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga penyuluh kesehatan. Peserta tenaga penyuluh kesehatan di Puskesmas se-Kota Tomohon berjumlah 28 orang.
Sementara itu Walikota Tomohon, Jimmy F. Eman, SE. Ak diwakili Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Ir. Harold V. Lolowang, MSc, saat membuka acara, menyampaikan bahwa tenaga penyuluh sangat besar perannya bagi masyarakat dalam penyadaran pola hidup yang sehat. Dengan perilaku hidup sehat, tingkat kesehatan masyarakat Kota Tomohon akan lebih baik karena perubahan pola hidup mereka yang telah berubah.
“Tugas berat bagi tenaga penyuluh adalah menyadarkan masyarakat guna melaksanakan hidup sehat, sehingga tingkat kesehatan masyarakat lebih baik. Sebagaimana kita ketahui, masyarakat masih banyak yang belum paham dan sadar dalam pelaksanaan hidup sehat ini” katanya. Menurut Lolowang, pendekatan utama bagi tenaga penyuluh adalah tokoh masyarakat karena peran tokoh masyarakat sangat besar dalam perubahan pola hidup masyarakat. Pendekatan melalui diskusi dan penyampaian informasi kesehatan harus terus dilaksanakan.
“Pendekatan utama tenaga penyuluh adalah tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh besar dalam perubahan perilaku bersih dan sehat di masyarakat. Dimana tokoh masyarakat ini akan menjadi contoh sekaligus juga akan menyampaikan kepada masyarakat dalam menumbuhkan kesadaran hidup sehat,” jelasnya.
Keberhasilan seorang tenaga penyuluh ketika pola hidup masyarakat berubah kepada kehidupan yang baik dan sehat. Masyarakat termotivasi untuk melaksanakan dan mempertahankan perilaku bersih dan sehat dengan penuh kesadaran. Sehingga masyarakat dapat hidup mandiri yang bisa menyelamatkan diri dan lingkungannya.
Lolowang juga menyampaikan, berbagai hal pada pelayanan kesehatan masih banyak yang harus dibenahi dan dikerjakan oleh tenaga kesahatan, sementara berbagai penyakit terus bermunculan. Dalam materinya, Sekot Tomohon menjelaskan tentang tujuan dari pembangunan kesehatan yaitu untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Turut hadir sebagai Narasumber, dr. Rima Lolong, M. Kes selaku Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Sekretaris Dinkes Kota Tomohon, Djoni P. Kereh, SKM M. Kes dan para tenaga penyuluh.
sumber : Bagian Humas dan Protokol
Bagikan...