Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman yang dilaksanakan di Metland Tomohon.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa dalam kerangka pembangunan kewilayahan Sulawesi Utara pada RPJMN 2025–2029, Kota Tomohon menempati posisi strategis sebagai bagian dari Wilayah Metropolitan Manado sekaligus destinasi pariwisata prioritas nasional.
Peran strategis tersebut semakin diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional Manado-Likupang, yang menetapkan Tomohon sebagai Key Tourism Area atau Kawasan Pariwisata Kunci di Sulawesi Utara. Hal ini menjadi mandat sekaligus peluang bagi Kota Tomohon untuk mengintegrasikan pertumbuhan wilayah dengan pengembangan keunggulan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, Pemerintah Kota Tomohon memandang arah kebijakan strategis nasional tersebut bukan sekadar sebagai penugasan, melainkan sebagai peluang untuk melakukan akselerasi pembangunan dan pembenahan infrastruktur secara terpadu.
Melalui perencanaan yang holistik dan berkelanjutan, setiap aspek pembangunan diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal, membuka ruang-ruang produktif baru, serta bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon secara nyata dan berkeadilan.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan perkotaan yang terpadu harus selalu disertai komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar serta mengembangkan infrastruktur perkotaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Oleh karena itu, ia berharap melalui rapat kelompok kerja ini dapat lahir berbagai pemikiran dan gagasan konstruktif dari seluruh pihak yang terlibat, guna merumuskan langkah-langkah nyata dalam mencari solusi terhadap berbagai permasalahan perkotaan dan kebutuhan pembangunan.
“Selaku pemerintah, saya mengharapkan rapat Pokja ini menghasilkan pemikiran-pemikiran yang cemerlang dari semua pihak yang hadir, untuk menyusun langkah kerja nyata dalam mencari solusi terhadap permasalahan perkotaan dan kebutuhan pembangunan, demi mewujudkan Kota Tomohon yang maju dan berdaya saing untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai bentuk nyata akselerasi pembangunan daerah, Pemerintah Kota Tomohon saat ini terus memperkuat sinergi bersama Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia melalui Balai Penataan Bangunan dan Prasarana Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara.
Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengusulan pengembangan kawasan strategis pariwisata Kota Tomohon. Pembangunan kawasan secara terpadu ini tidak hanya bertujuan memperindah wajah kota, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat serta membuka peluang bagi para pelaku usaha.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tomohon juga menyampaikan apresiasi kepada BPBPK Sulawesi Utara atas pendampingan dan dukungan yang telah diberikan, mulai dari penyusunan profil kawasan, perumusan proposal, hingga penyusunan dokumen perencanaan teknis penataan Kawasan Pusat Kota Tomohon.
Hal ini dinilai sebagai wujud sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan Kota Tomohon yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
“Membangun Kota Tomohon tidak akan pernah berhasil tanpa kebersamaan dan ketulusan hati dari kita semua. Semoga Tuhan senantiasa memberkati setiap langkah, pikiran, serta dedikasi yang kita curahkan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon tercinta,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota Tomohon, atas nama Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H., secara resmi membuka Rapat Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon, Jacqueline Mangulu, S.P., M.Si., dalam penjelasannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengoordinasikan sekaligus melaporkan hasil penyelarasan dan langkah-langkah strategis seluruh instansi terkait dalam perencanaan serta penyediaan infrastruktur dasar.
Hal tersebut diarahkan untuk meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), khususnya pada bidang air minum, sanitasi, drainase, dan persampahan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyinergikan pengembangan kawasan strategis kota agar tetap berorientasi pada kelestarian lingkungan, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan dan komitmen penganggaran lintas sektor bagi Pemerintah Kota Tomohon.
Ia juga menjelaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari usulan penataan kawasan strategis pariwisata Kota Tomohon yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Tomohon Tengah, khususnya Kelurahan Kamasi dan Kelurahan Talete.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait dapat menyelaraskan program, menyatukan persepsi, serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung perencanaan dan pembangunan kawasan strategis tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Balai Penataan Bangunan dan Prasarana Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara yang diwakili oleh PPK Perencana, Steven Kawalo, S.T, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tomohon Dra. Lily Solang, M.M, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon, Jacqueline Mangulu, S.P., M.Si., bersama jajaran,jajaran Pemerintah Kota Tomohon; para pelaku UMKM, tokoh masyarakat serta insan pers.
#TomohonHebat
Memuat...








